Gummy Baday (Permen Jelly dari Ekstrak Bawang Dayak) Inovasi SMP Negeri 2 Bojong

Gummy Baday (Permen Jelly dari Ekstrak Bawang Dayak) Inovasi SMP Negeri 2 Bojong

Gummy Baday (Permen Jelly dari Ekstrak Bawang Dayak) Inovasi SMP Negeri 2 Bojong

Bokasari News

SMP Negeri 2 Bojong senantiasa mendorong lahirnya inovasi yang mengintegrasikan pembelajaran, potensi alam, dan penguatan karakter peserta didik. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Gummy Baday, yaitu permen jelly berbahan dasar ekstrak bawang dayak yang dikemas dalam bentuk modern, praktis, dan disukai berbagai kalangan, khususnya anak-anak dan remaja.

Bawang dayak merupakan tanaman herbal yang telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional Indonesia. Tanaman ini mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, dan antioksidan yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Melalui inovasi Gummy Baday, peserta didik diajak mengenal kekayaan tanaman obat Indonesia sekaligus mengembangkan kreativitas dalam mengolahnya menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah.

Gummy Baday hadir sebagai alternatif olahan herbal yang lebih menarik dibandingkan konsumsi herbal dalam bentuk rebusan atau kapsul. Dengan tekstur kenyal, rasa yang lebih bersahabat, serta tampilan yang menarik, produk ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mengenal dan memanfaatkan tanaman herbal sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Pengembangan Gummy Baday dilaksanakan melalui pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang melibatkan peserta didik dalam setiap tahapan kegiatan. Mulai dari studi literatur mengenai manfaat bawang dayak, proses ekstraksi, formulasi produk, pembuatan permen jelly, pengujian kualitas sederhana, desain kemasan, hingga strategi promosi dan pemasaran. Melalui proses tersebut, peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang nyata sekaligus mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah.

Inovasi ini juga mengintegrasikan berbagai mata pelajaran, antara lain IPA untuk mempelajari kandungan dan manfaat tanaman herbal, Prakarya dalam proses produksi, Matematika untuk perhitungan komposisi bahan dan biaya produksi, Bahasa Indonesia dalam penyusunan laporan dan promosi, serta Informatika dalam pembuatan desain kemasan dan media pemasaran digital.

Selain memberikan pengalaman kewirausahaan kepada peserta didik, Gummy Baday menjadi media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan tanaman obat lokal secara inovatif dan bertanggung jawab. Produk ini menunjukkan bahwa bahan herbal tradisional dapat diolah menjadi produk yang lebih praktis, bernilai ekonomi, dan memiliki daya tarik yang lebih luas tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal.

Melalui Gummy Baday, SMP Negeri 2 Bojong berharap dapat menumbuhkan generasi yang sehat, kreatif, inovatif, dan berjiwa wirausaha. Inovasi ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di sekolah mampu menghasilkan karya yang tidak hanya mendukung peningkatan kompetensi peserta didik, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan.

Slogan Inovasi:

"Gummy Baday: Kenyal Nikmatnya, Herbal Manfaatnya, Inovasi Lokal untuk Generasi Sehat dan Kreatif."

(Rina)